Figure Blog

Lancar Bekerja Full Time sambil Mengelola Usaha: 5 Tips yang Perlu Kamu Tahu

29 Feb 2024

Sebagian besar dari kamu yang sedang atau pernah bekerja secara full time tentu pernah merasa bahwa gajimu tidak sepenuhnya cukup untuk kebutuhan harian.

Alasan inilah yang kemudian mendorong seorang pekerja full time untuk membangun usaha sendiri demi mendongkrak pendapatan sampingan.

Kalau memang sedang berada di posisi ini, kamu tiba di momen yang tepat, karena beberapa tips ini akan bermanfaat buat kamu dalam mengelola pekerjaan full time kamu sembari usahamu!

5 Tips Kelola Usaha sambil Bekerja Full Time dengan Lancar

1. Luangkan Waktu di Jadwalmu

Kalau waktu kerja dalam pekerjaan full time kamu tidak terlalu panjang, kamu bisa meluangkan sedikit waktu sepulang kerja atau di akhir pekan untuk memantau dan mengelola berbagai hal, seperti keuangan, operasional, dan manajemen lainnya.

Tapi, kamu perlu melakukan ini dengan ketekunan, kesabaran, dan disiplin karena kamu harus membagi waktu dan effort kamu agar kamu bisa menjalankan keduanya dengan baik.

2. Lakukan Outsourcing Semaksimal Mungkin

Ketika kamu membangun usahamu sendiri selama bekerja full time, jangan lakukan semua hal sendirian. Kalau ada tugas yang bisa diwakili atau dikerjakan orang lain, kamu bisa mencari freelancer atau pekerja part-time untuk melakukan pekerjaan tersebut.

Tapi, tidak semua skill atau tugas harus dikerjakan orang lain. Hanya skill atau tugas tertentu yang rumit dan perlu dipelajari dalam waktu lama saja yang butuh dikerjakan oleh freelancer atau orang lain.

Kalau ada beberapa bagian yang masih bisa kamu handle, sebaiknya kamu kelola sendiri untuk menghemat budget usahamu.

3. Sederhanakan Proses Kerja

Dengan zaman yang sudah maju dan teknologi sudah berkembang, kamu perlu menyederhanakan semua proses kerja yang ada di dalam usahamu.

Kini, tersedia beragam aplikasi gratis yang memungkinkanmu mengelola berbagai kebutuhan dan pekerjaan yang berkaitan dengan usahamu. Ada aplikasi social media scheduling untuk menjadwalkan posting konten, ada konten dokumen lengkap seperti Docs dan Sheets, sampai konten desain sederhana seperti Canva dan Adobe Spark.

Bila ada sistem yang sudah lebih cepat dan lebih baik, pastikan kamu menggunakan sistem tersebut untuk kemudahan usahamu.

4. Manfaatkan Gaji untuk Emergency Fund

Selama kamu masih mendapatkan gaji dari tempat kerjamu, sisihkan sedikit setiap bulannya untuk menambah emergency fund untuk usahamu.

Hal ini penting, terutama ketika kamu baru saja memulai usahamu sendiri saat masih menjadi pegawai full time. Di awal-awal usahamu, gejolak dalam berbagai hal jelas jadi sesuatu yang tidak bisa dihindari.

Oleh karenanya, ingatlah untuk selalu menyisihkan sedikit gajimu untuk menopang kelangsungan usahamu selama kamu masih bekerja.

5. Cari Tahu Kapan Saatnya Berhenti

Kamu tidak akan selamanya memegang usaha dan pekerjaan kantormu secara  bersamaan.Pada akhirnya, akan tiba saatnya kamu bertransisi dari seorang pegawai full time ke pemilik usaha full time.

Ketika kamu sudah merasa kewalahan dalam mengelola usaha dan pekerjaanmu secara bersamaan dan usahamu menunjukkan tanda-tanda yang positif, di saat itulah kamu bisa memutuskan resign.

Yang jelas, pastikan dulu bahwa potensi usahamu mulai berkembang dan sudah solid secara keuangan, dan barulah kamu bisa melepas perlahan pekerjaan full time kamu.

Kesimpulan

Mengelola pekerjaan kantoran dan usaha sampingan memang akan terasa melelahkan. Kalau kamu memang ingin mencari tambahan pendapatan, kamu harus bisa bersabar dan berdisiplin dalam mengerjakannya.

Namun, kalau kamu rasa sudah waktunya untuk resign, jangan ragu untuk fokus saja pada usahamu ya!

Contact Us