Figure Blog

One Page Business Plan: Format Business Plan yang Praktis Dibuat saat Akan Memulai Usaha!

26 Dec 2022

Membuat business plan bisa menjadi tantangan tersendiri ketika akan memulai usaha sendiri, terlebih buat kamu yang belum pernah membuatnya.

Namun, apa jadinya jika kamu bisa membuat business plan dengan format yang lebih mudah, praktis, dan cuma butuh satu halaman?

Itulah yang ditawarkan oleh one page business plan!

Mengenal One Page Business Plan

One page business plan adalah sebuah format business plan yang memungkinkan kamu untuk membuat business plan hanya dengan membutuhkan satu halaman saja.

Artinya, semua informasi mengenai usaha yang akan kamu mulai dapat dimuat dalam satu halaman saja.

One page business plan akan membantu para pembacanya untuk lebih mudah membaca dan memahami usaha kamu hanya dalam waktu singkat saja berkat kontennya yang dipadatkan dalam satu halaman.

Untuk kamu yang ingin mempresentasikan business plan kepada investor dengan cepat dan padat namun tetap ingin menarik perhatian mereka, one page business plan adalah pilihan format business plan yang ideal untuk kamu buat.

Apa Saja Konten dari One Page Business Plan

1. Executive Summary

Suatu business plan nggak akan bisa disebut sebagai business plan bila nggak ada kehadiran executive summary di dalamnya.

Executive summary adalah informasi mengenai usaha yang akan kamu mulai namun dalam bentuk rangkuman singkat.

Di dalam executive summary, kamu bisa menjelaskan gambaran produk atau jasa yang akan kamu sajikan, latar belakang dan cerita singkat usaha kamu, hingga apa keunikan dan ciri khas usaha kamu yang bikin usaha kamu berbeda dari usaha sejenis.

Di samping itu, jangan lupa juga jabarkan secara singkat apa visi dan nilai dari usaha kamu dan bagaimana kamu meraih visi tersebut.

2. Tujuan Usaha

Jangan pernah lupa untuk menyematkan dan menjelaskan apa saja tujuan dari usaha kamu sendiri.

Susunlah tujuan usaha kamu mulai dari yang paling penting atau kamu prioritaskan hingga yang menjadi tujuan sampingan dari usaha kamu.

Untuk setiap tujuan, jelaskan secara singkat mengapa kamu menentukan tujuan usaha tersebut dan apa saja effort yang akan kamu kerahkan untuk meraihnya.

3. Analisa Pasar

Tanpa target atau segmentasi pasar, suatu usaha nggak akan bisa menemukan pelanggannya dengan jelas.

Untuk itu, dalam one page business plan, analisa pasar yang jelas harus selalu dijabarkan dengan baik. Pastikan agar kamu memiliki target pasar yang jelas sehingga kamu benar-benar bisa memahami dan melayani siapa yang menjadi pelanggan kamu.

Untuk memperkuat informasi tersebut, kamu juga bisa menjabarkan beberapa data atau informasi terpercaya terkait target pasar kamu.

4. Strategi Pemasaran

Dalam bagian ini, jangan langsung jelaskan mengenai bagaimana kamu akan melakukan pemasaran.

Mulai dulu dengan menjelaskan apa saja risiko dan tantangan yang akan kamu hadapi terkait dengan pemasaran usaha kamu. Selanjutnya, barulah beralih ke penjabaran singkat mengenai metode pemasaran, channel pemasaran, dan jika bisar, customer journey dari pertama kali mengenali produk kamu hingga membelinya.

5. Strategi Penetapan Harga dan Keuntungan

Bagian terakhir dari one page business plan yang perlu kamu buat adalah strategi penetapan harga dan bagaimana kamu bisa meraih keuntungan.

Dalam bagian ini, kamu perlu jabarkan secara singkat mengenai pricing strategy kamu dan alasan kamu memilih strategi tersebut. Lebih lanjut lagi, jelaskan juga setiap pengeluaran usaha kamu dan gambarkan apakah pricing strategy yang kamu tetapkan bisa memengaruhi keuntungan dan menutupi pengeluaran usaha kamu.

Kesimpulan

Buat kamu yang ingin membuat business plan namun belum pernah membuatnya sama sekali atau masih awam dengan business planone page business plan bisa jadi titik awal yang tepat.

Format yang sederhana dan praktis dan konten yang singkat namun padat akan membantu kamu merancang business plan yang baik dan mengembangkan business plan yang lebih matang selanjutnya untuk masa depan.

Contact Us